Industri Tekstil Berharap Program Restrukturisasi Mesin Diteruskan
Sabtu, 15 September 2007 | 10:47 WIB
TEMPO Interaktif, Solo:Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jawa Tengah berharap pemerintah melanjutkan program restrukturisasi mesin tekstil hingga mencakup seluruh pabrik tekstil yang ada. Kucuran dana sebesar Rp 255 miliar tahun ini dirasakan masih terlalu minim.
Sekretaris API Jawa Tengah, Joko Santosa, mengatakan program restrukturisasi mesin yang digulirkan pemerintah tahun ini sangat bermanfaat bagi pengusaha dan buruh. "Untuk meningkatkan daya saing industri tekstil Indonesia," kata dia kepada Tempo, Sabtu (15/9)
Menurut Joko, yang juga salah satu direktur perusahaan tekstil di Sukoharjo ini, daya saing tekstil Indonesia kalah dibandingkan produk tekstil dari negara lain seperti Cina.
Dia mengatakan pesanan dan pangsa pasar produk tekstil sebenarnya tidak pernah turun, bahkan cenderung naik, tetapi kemampuan mesin yang terbatas karena sudah usang dari sisi teknologi, membuat harga jualnya lebih tinggi. "Berapapun nilainya sangat membantu," ujarnya.
Pemerintah tahun ini menyediakan dana sebesar Rp 225 miliar untuk merestrukturisasi pabrik tekstil yang diberikan dalam beberapa skema. Tidak kurang dari 50 pabrik tekstil di Jawa Tengah mengajukan diri untuk menerima bantuan dana yang salah satunya berbentuk potongan pembelian mesin baru hingga 11 persen tersebut.
Pemerintah mengucurkan dana restukturisasi tersebut dalam dua skema, masing-masing sebesar Rp 175 miliar dan skema kedua Rp 50 miliar.
Imron Rosyid
Topik :




Komentar Anda :