Konsorsium Bakrie Kuasai Tol Cimanggis-Cibitung

Rabu, 19 September 2007 | 02:42 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah menunjuk konsorsium PLUS Bakrie Global sebagai pemegang hak pengusahaan jalan tol Cimanggis-Cibitung, proyek batch 2 paket empat dari keseluruhan ruas Jakarta Outer Outer Ring Road (JOORR).

Perusahaan patungan PT Bakrie & Brothers Tbk., PLUS Expressways Berhad, dan Global Financindo (Capitalinc) itu mengalahkan pesaingnya, konsorsiun Thiess-Waskita. Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menandatangani surat penetapan pemenang pada 17 September lalu.

"Benar, mereka menang," kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Hisnu Pawenang kepada Tempo ketika dihubungi kemarin. Surat pemberitahuan kepada Plus Bakrie Global dikirimkan kemarin. Kelompok Bakrie juga menguasai tol Kanci-Pejagan, bagian dari koridor Trans Java.

Tol sepanjang 25,39 kilometer ini akan akan menghubungkan tol Jagorawi dengan tol Cikampek yang akan dioperasikan pada 2010. Proyek Cibitung-Cimanggis diperkirakan menelan biaya Rp 3,359 triliun dengan biaya pembebasan lahan Rp 933,1 miliar.

Hisnu menerangkan, PLUS Bakrie Global ditetapkan sebagai pemenang karena memenuhi persyaratan, salah satunya besaran tarif. "Mereka menawar Rp 500 per kilometer," ujarnya. Sedangkan Thiess-Waskita menyodorkan Rp 590 per kilometernya.

Tarif yang diajukan oleh PLUS Bakrie Global, ia melanjutkan, paling rendah dibandingkan tarif yang diajukan oleh investor JOORR lainnya. "Kalau dikonversi ke 2007, besarannya tak sampai Rp 400 per kilometernya." Tapi, Hisnu menolak memberitahu tawaran tarif dari investor lain.

Sebelumnya, lelang menghasilkan dua calon pemenang. Pemenangnya tak ditentukan melalui negosiasi harga, tetapi ditetapkan oleh Menteri Pekerjaan Umum. Menurut Ketua Panitia Lelang Proyek JOORR, Parlindungan Simandjuntak, dua hari lalu kedua calon pemenang sedang melengkapi administrasi.

Tol Cibitung-Cimanggis adalah bagian dari jaringan jalan JOORR yang mengelilingi Jakarta Outer Ring Road (JORR) bagian luar. Selain ruas itu, terdapat proyek tiga ruas JOORR yang saat ini masih dinegosiasikan oleh pemerintah dengan calon pemenang.

Ruas-ruas itu yakni Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran (konsorsium Cahaya Mata Serawak-Jasa Marga-Nindya Karya-Wijaya Karya-Istaka Karya), Kunciran-Serpong (konsorsium Astratel-Leighton-Jasa Marga-Trans Utama), dan Serpong-Cinere (konsorsium Thiess-Waskita).


Rieka Rahadiana

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :