Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Keringanan Bea Masuk Palapa Ring Akan Diberikan Dengan Syarat
Senin, 24 September 2007 | 22:13 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pemerintah akan mempertimbangkan permintaan konsorsium Palapa Ring yang meminta keringanan atau pembebasan bea masuk komponen perangkat keras proyek tersebut. Pertimbangan tersebut dimungkinkan sesuai ketentuan perundang-undangan yang ada.

Menteri Komunikasi dan Informatika M Nuh menyampaikan hingga sekarang belum membaca secara detail permintaaan konsorsium tersebut. Menurut Nuh, permintaan tersebut dinilai wajar untuk suatu jenis kegiatan.

“Selama itu memungkinkan dari sisi peraturan, ya akan kami dorong. Nggak usah minta pun kami beri,” ujar Nuh usai rapat dengan Komisi Telekomunikasi dan Informasi Dewan Perwakilan Rakyat, Senin (24/9).

Sebelumnya, Konsorsium Palapa Ring meminta pemerintah memberikan kemudahan dalam proyek pembangunan jaringan kabel optik Palapa Ring. Diperkirakan total investasi yang diperlukan tidak kurang dari Rp 3 Triliun.

Jaringan ini nantinya akan berkapasitas 20 giga byte per detik. Pengerjaan proyek akan dilakukan beberapa operator yang tergabung dalam konsorsium, yakni PT Bakrie Telecom, XL, Macca, dan Powertek , Indosat, Infokom Elektrindo dan Telkom.

Menurut Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi Basuki Yusuf Iskandar, konsorsium belum menyebutkan komponen-komponen apa saja yang dimintakan pembebasan bea masuknya. Mereka juga minta pemerintah memberikan kemudahan perizinan saat membangun pekerjaan penggalian di daerah.

Nuh menyatakan saat ini konsorsium masih menyusun desain global dan detail untuk proyek terebut.
Setelah selesai, desain ini akan digunakan bagi pengadaan dan tender. Selain tak mudah, katanya, desain ini nantinya juga akan mempengaruhi metode pemasangan dan panjang jaringan secara konkrit di wilayah yang akan dilalui.

Baru setelah desain siap, pemerintah akan meminta perizinan ke departemen terkait dan pemerintah daerah yang akan dilalui proyek tersebut. Pemerintah juga sedang menyiapkan perizinan bawah laut untuk jaringan antar wilayah.

Menteri mencontohkan, bila jaringan tersebut melalui wilayah laut tertentu seperti Selat Malaka, harus mendapat izin dari pemegang otoritas wilayah terebut. Dia mengatakan, begitu desaian selesai, maka bisa langsung dilakukan pengadaan dan diimplementasikan, dites dan diverifikasi. Dian Yuliastuti

Dari Arsip Majalah TEMPO
Surat Pembaca | 21 Maret 2005
Etalase | 14 Maret 2005
Katakan dengan Kartu Digital  | 29 Desember 1998
Beda Satelit, Penonton Kecewa  | 22 Desember 1998
Menyapa Dunia Luar? Pilih 001, 008, atau Call Back  | 24 November 1998
Lewat Telepon, Sekecil Apa pun | 10 Januari 2005
Internetmania Mahasiswa  | 02 April 1999
Jurus Rahasia Pendekar 001  | 07 Juni 1999
Musik Gratis dari Internet  | 06 April 1999
"Saham Kosong itu Biasa" | 06 April 1999
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Izin Masuk Industri Telekomunikasi Masih Terbuka
Penjualan Data Card Melonjak
Akibat Pencurian Kabel, Telkom Malang Rugi Rp 1 Miliar
Izin Tunggal Menghemat Belanja
Pos Buka Layanan Keuangan Lewat Seluler
RUU ITE Tak Mengatur Soal Transaksi Melalui Seluler
Pelanggan Bakrie Telecom Meningkat
Tower di Gunung Penanjakan Akan Ditertibkan
Pencurian Kabel Meningkat, Telkom Solo Rugi Rp 1,1 Miliar
Askitel Beli Saham Pratama Awal Oktober
> selengkapnya...

Referensi

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 1999 Tentang Telekomunikasi
PP RI No. 56 Tahun 1999 Tentang Penjualan Saham Milik Negara RI Pada PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk.
UU RI No. 36 Tahun 1999 Tentang Telekomunikasi

Website

Departemen Perhubungan dan Telekomunikasi
PT Indosat Tbk
Kementrian Komunikasi dan Telekomunikasi
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk.

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk108304 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< September,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data