Dana Jangka Pendek Tak Selalu Merugikan

Selasa, 25 September 2007 | 16:01 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Bank Indonesia menilai dana asing jangka pendek tak melulu merugikan sehingga belum perlu dibatasi.

Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia Miranda S. Goeltom mengatakan keberadaan short term fund baik bagi pasar modal dalam negeri. "Capital market (pasar modal) membutuhkan masuknya dana itu untuk bisa menyerap tambahan emisi saham (additional issuance)," katanya seusai briefing makro ekonomi di Gedung Departemen Keuangan, Selasa (25/9).

Miranda menuturkan, turunnya suku bunga the Fed's Rate 50 basis poin memperlebar jarak dengan BI Rate menjadi 350 basis poin. Setiap kali interest rate differential, kata dia, menyebabkan mata uang rupiah menjadi kembali menarik.

Meski demikian, Miranda memastikan, BI akan mengamati data lanjutan dari dampak global terhadap perekonomian negeri. "Tentu kita tahu jika hanya memiliki jangka pendek maka reversalnya (arus balik) juga bisa cepat terjadi," ujarnya.

Apalagi, potensi tekanan inflasi pada dua bulan mendatang cukup besar akibat faktor musiman.

AGOENG WIJAYA






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: