BRI Akan Garap Pasar Perkotaan

Selasa, 25 September 2007 | 16:51 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) akan menggarap pangsa pasar perkotaan untuk meningkatkan pengumpulan dana pihak ketiga.


Direktur Utama BRI Sofyan Basyir mengatakan BRI saat ini memiliki sekitar lima ribu kantor layanan tapi hanya memiliki 53 kantor di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Sementara salah satu bank swasta besar yang memiliki seribu kantor layanan, lanjutnya, lebih empat ratus unit kantor layanannya berada di Jakarta dan sekitarnya.

Menurut Sofyan, pangsa pasar BRI di perkotaan seperti Jakarta hanya dua persen. "Kalau dibiarkan saja akan habis," kata Sofyan di gedung DPR Jakarta, Selasa (25/9).

Dia melanjutkan bahwa penghimpunan dana BRI saat ini lebih banyak berasal dari daerah. Namun, bukan berarti BRI menggunakan dana yang dihimpun dari daerah itu untuk pemberian kredit di wilayah Jakarta.

Untuk keperluan tersebut, BRI telah membentuk direktorat consumer banking untuk meningkatkan layanan dan penetrasi di wilayah perkotaan. Selanjutnya, pada 2010 BRI menargetkan akan mempunyai kantor layanan terintegrasi atau online sebanyak enam ribu unit dengan asumsi setiap tahun BRI membuka dua ratus kantor layanan. "Sekarang hanya dua ribu kantor BRI yang online dari lima ribu kantor yang dimiliki," ujar dia.

Eko Nopiansyah






Komentar Anda

Kirim