Bebas Kampung Kumuh 2010

Senin, 01 Oktober 2007 | 17:55 WIB

TEMPO Interaktif, Surakarta: Tiga pemerintah kota menargetkan bebas kawasan pemukinan kumuh pada 2010. Ketiga kota itu adalah Surakarta, Bontang, dan Pekalongan. "Tiga kota itu menyanggupi tantangan," kata Menteri Negara Perumahan Rakyat Yusuf Asyari di sela-sela peringatan Hari Habitat Dunia di Surakarta, Jawa Tengah.

Menurut dia, belum ada kota yang berani mengklaim bebas dari pemukiman kumuh. Sedikinya 14 juta orang Indonesia masih tinggal di pemukiman kumuh. Itu sebabnya, tiga kota yang berani memasang target itu akan didukung penuh oleh pemerintah pusat. Dukungan misalnya berupa pemberian subsidi untuk pembiayaan pembangunan perumahan formal dan swadaya.

Namun, Yusuf menjelaskan, mengenai pembangunan perumahan pemerintah pusat tak dapat memberi bantuan secara optimal. "Rumah salah satu yang didesentralisasikan." Maka Yusuf mengharapkan peran aktif pemerintah daerah, seperti dengan menggandeng pihak swasta. "Bukan hanya pembangunan oleh pengembang, tapi juga pembangunan rumah sendiri," ucapnya.

Harun M | Imron R






Komentar Anda

Kirim