Nokia Tawarkan US$ 8,1 miliar untuk Beli Navteq.

Selasa, 02 Oktober 2007 | 16:51 WIB

TEMPO Interaktif, Helsinki:
Nokia menawarkan US8,1 miliar untuk membeli saham penyedia peta digital basis Amerika Serikat, Navteq. Walaupun nilai akusisi ini terbesar namun sahamnya turun karena investor menilai transaksi ini terlalu mahal.

Perjanjian ini akan memberikan penguatan Nokia dalam bisnis navigasi. Bisnis ini merupakan segmen dengan pertumbuhan yang sangat cepat dalam industri teknologi.

"Untuk pertama dan seterusnya saya ingin menekankan pada pertumbuhan," kata Chief Financial Officer Nokia Rick Simonson.

Saham Nokia jatuh 4 persen setelah mendengar berita ini namun tak lama setelah itu sahamnya naik lagi sebanyak 2,2 persen pada posisi 26,07 euro. Sementara itu saham Navteq juga turun 1,3 persen pada US$76,99. Nilai ini dibawah penawaran Nokia sebanyak US$78 per lembar sahamnya.

Nokia menawarkan nilai kepada Navteq 8,6 kali penjualan tahun 2008 dan 24,5 kali pendapatan 2008 tanpa bunga, pajak, depresiasi dan EBITDA.

"Perjanjian yang mahal," ujar analis Nomura Richard Windsor seperti dilansir oleh Reuters.

Saingan Nokia, TomTom, perusahaan pembuat alat navigasi untuk mobil, menawarkan 5,2 kali penjualan tahun 2008 dan 20,9 kali EBITDA untuk produk terbaru Navteq Tele Atlas.

Nokia melihat peta menjadi kunci penting dalam strategi layanan internet terbarunya. Tapi perjanjian ini untuk mengtasi kompetisi ketat dengan Google.


Purborini | Reuters

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :