Harga Minyak Mentah Diprediksi Terus Turun

Sabtu, 06 Oktober 2007 | 10:40 WIB

TEMPO Interaktif, New York:Sebagian besar analis memprediksi harga minyak mentah akan terus turun. Selain karena tren belakangan ini harga mulai turun, tapi juga karena sinyal positif naiknya produksi minyak.

"Sebanyak 24 dari 32 analis, atau 75 persen dari analis memprediksi harga minyak akan turun selepas 12 Oktober mendatang," seperti dikutip dari hasil survei Bloomberg, akhir pekan lalu.

Penurunan harga ini juga seiring dengan kesepakatan negara-negara angota OPEC bulan lalu untuk meningkatkan produksi minyak sebanyaki 500 ribu barel per hari terhitung sejak 1 November mendatang.

Sementara itu, di London, tercatat harga minyak mentah turun pada perdagangan Jumat kemarin setelah di empat sesi sebelumnya dipenuhi dengan kekhawatiran para investor tentang suplai produksi akan mencukupi kebutuhan musim dingin mendatang.

Harga minyak mentah untuk pengantaran November turun 44 sen atau 0,5 persen menjadi US$ 81,22 per barel di di New York Mercantile Exchange. Sebelumnya, pada 20 September yang lalu, harga mencapai US$ 83,9 per barel, atau membuat rekor baru setelah perdagangan pertama kali di 1983.

RR ARIYANI | AP | BLOOMBERG

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :