DPR Desak Travel Warning ke Malaysia
Kamis, 11 Oktober 2007 | 19:50 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sejumlah Fraksi DPR mendesak pemerintah segera berlakukan travel warning terhadap Malaysia. Larangan berkunjung ke Negeri Jiran tersebut dipandang mendesak karena kemananan warga Indonesia terancam. "Kami mendukung travel warning karena tidak ada jaminan kemanan bagi warga Indonesia disana," kata Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Lukman Hakim Syaifudin di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat.
Banyaknya kasus yang menimpa warga Indonesia di Malaysia, menurutnya, selain menjadi bukti tidak adanya jaminan kemanan disana, juga melecehkan Indonesia sebagai bangsa. Karena itu, katanya melanjutkan, travel warning juga dimaksudkan sebagai peringatan keras kepada negeri jiran tersebut. "Ini saatnya kita bertindak tegas, jangan hanya menuntut mereka meminta maap, itu tidak cukup," katanya.
Hal serupa diungkapkan Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional Zulkifly Hassan. Ia menganggap pemerintah Malaysia telah memandang rendah bangsa Indonesia dengan membiarkan kasus-kasus penganiayaan terhadap tenaga kerja Indonesia dan warga negara Indonsesia terus bermunculan. "Pemerintah Malaysia sudah biadab, karena itu harus disikapi dengan tegas," katanya.
Pemerintah, kata dia, harus mengevaluasi total hubungan dengan Malaysia. Kalau perlu, ia menambahkan, pemerintah harus memanggil semua warga negara Indonesia yang berada di Malaysia.
Usulan memulangkan kembali semua warga Indonesia yang berada di Malaysia didukung Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa. Effendy Choirie, Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa, juga mendesak pemerintah menghentikan sementara pengiriman tenaga kerja indonesia ke Malaysia.
Penegasan serupa disampaikan Ketua Faksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Tjahjo Kumolo. Ia mendesak presiden memanggil pulang duta besar Indonesia yang berada di Malaysia dan mengusir duta besar Malaysia dari Indonesia. "Kita harus menjaga kewibawaan dan ketegasan karena sebagai bangsa kita telah dilecehkan," katanya.
DWI RIYANTO AGUSTIAR
Topik :




Komentar Anda :