Kereta Api Belum Diminati Investor

Kamis, 18 Oktober 2007 | 18:17 WIB

TEMPO Interaktif, Solo:Menteri Perhubungan Jusman Syafii Jamal mengakui hingga kini belum ada satu pun investor yang berniat menanamkan modalnya di industri perekeretaapian.

Jusman menduga, investor masih menunggu Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Perkeretaapian. "RPP baru akan keluar November atau Desember nanti," ujarnya saat berkunjung ke Solo, Kamis (18/10)

Padahal, PT Kereta Api hanya memiliki waktu tiga tahun untuk melakukan persiapan pembaruan kereta api sebelum murni menjadi operator yang harus bersaing dengan swasta. Batas waktu itu mengacu pada Undang-Undang Perkeretaapian yang baru.

Saat ini, sebanyak 32 persen kereta yang dimiliki PT KAI usianya di atas 40 tahun. Sementara lokomotif yang berumur di atas 20 tahun mencapai 211 (46 persen). Selain itu, 109 lokomotif perlu diganti serta 242 unit harus menjalani overhaul. Adapun 82 unit (21 persen) kereta rel listrik mesti diganti, begitu pula dengan 600 kereta penumpang (45 persen).

Imron Rosyid

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :