Impor Beras 2009 Tergantung Panen Raya

Sabtu, 20 Oktober 2007 | 01:21 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pemerintah harus melihat hasil panen periode Februari hingga Juni 2008 untuk memastikan perlu atau tidaknya impor beras pada 2009. Pemerintah juga harus mengkoordinasikan seluruh jajarannya agar terlibat dalam proses produksi dan manajemen beras nasional.

Pengamat ekonomi, Bustanul Arifin, mengatakan keberhasilan panen raya 2008 sangat penting untuk menghindari ketergantungan terhadap beras impor. Di sisi lain, Perum Bulog yang selama ini hanya berperan dalam urusan logistik dan perdagangan beras harus terlibat dalam proses produksi beras.

“Bulog harus terlibat aktif dalam upaya meningkatkan produksi pangan nasional” Ujar Bustanul di Jakarta kemarin. Sebab persoalan rumit dalam perberasan nasional bukan di tingkat logistik dan perdagangan, tapi di level produksi atau di tingkat petani. “Bulog jangan terima jadi saja.”

Yudho Raharjo

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :