Pemerintah Bahas Percepatan Konversi Minyak Tanah
Selasa, 23 Oktober 2007 | 13:17 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro mengatakan, pemerintah akan membahas langkah-langkah percepatan program konversi minyak tanah ke gas elpiji (liquified petroleum gas/LPG) dari lima tahun menjadi tiga tahun. "Saya akan membahas dengan Wakil Presiden dan Menteri Koordinator Perekonomian untuk menyampaikan rencana percepatan program konversi," katanya, Selasa (23/10).
Menurut dia, kalau program konversi minyak tanah tersebut dipercepat dan berhasil, akan ada penurunan subsidi sekitar 50 persen. "Dengan catatan elpiji masuk, minyak tanah ditarik," ujarnya.
Dia mengatakan, minyak tanah mendapatkan subsidi terbesar untuk subsidi bahan bakar minyak. Negara, kata dia, memberikan subsidi Rp 4.000 per liter dari harga pasar sebesar Rp 6.000. Sedangkan harga jual dari pangkalan kepada masyarakat sekitar Rp 2.000 per liter.
NIEKE INDRIETTA





