Pemerintah Tak Akan Naikkan Harga BBM

Selasa, 23 Oktober 2007 | 18:48 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro mengatakan pemerintah belum akan mengubah harga Bahan Bakar Minyak bersubsidi kendati terjadi lonjakan harga minyak mentah dunia. "Kami tidak bisa menaikkan harga, itu masalah politik," kata Purnomo di Departemen ESDM, Jakarta, Selasa (23/10).

Menurut dia, harga BBM subsidi tidak bisa dengan gampang diubah. Apalagi, sudah ada pernyataan bahwa harga BBM tidak akan diubah. Usaha pemerintah, kata dia, dengan mengupayakan tidak ada peningkatan volume BBM bersubsidi. Namun, hal ini tidak mudah karena pertumbuhan penjualan mobil dan motor cukup tinggi. "BBM juga kami upayakan jangan sampai ada peningkatan volume," katanya.

Mengenai BBM industri, Purnomo berpendapat, industri bertindak lebih rasional dibanding pengguna BBM transportasi. Alasannya,
begitu biaya produksi mahal industri mengubah bahan bakar untuk menekan biaya produksi. Namun mengenai harga BBM industri, Purnomo mengatakan itu ditetapkan PT Pertamina (persero).

"Sebetulnya kita tidak usah panik. Harga minyak turun lagi sekarang," kata Purnomo. Harga minyak jenis brent, kata dia, sekitar US$ 82-83 per barel. Lonjakan harga minyak mentah dunia terjadi karena pertumbuhan ekonomi Amerika menurun, lemahnya mata uang dollar Amerika terhadap Euro, serta masalah geopolitik dari Turki.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Ari Sumarno mengatakan penjualan kendaraan bermotor meningkat sekitar 30 persen menjadi penyebab meningkatnya pemakaian premium, salah satu BBM subsidi. BBM yang disubsidi adalah premium, minyak tanah dan solar. "Ini sesuatu yang tidak mudah," katanya.

NIEKE INDRIETTA






Komentar Anda

Kirim