Tren Penguatan Rupiah Semakin Besar
Senin, 29 Oktober 2007 | 15:46 WIB
TEMPO Interaktif, Sumedang:
Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah mengatakan kenaikan harga minyak mentah dunia tidak akan mempengaruhi rupiah. Sebab, kenaikan harga minyak memberikan devisa dan mendorong komoditi lain--yang terkait dengan minyak--juga meningkat harganya, seperti kelapa sawit dan karet.
"Justru kemungkinan rupiah menguat semakin besar,” ujar Burhanuddin di Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (29/10).
Selain dua komoditi itu, kata dia, kenaikan harga minyak mentah juga dapat mendorong naiknya harga-harga komoditas pertambangan. “Sehingga dari sisi current account, neraca pembayaran menjadi positif,” ujarnya.
Dengan kondisi seperti ini, dia melanjutkan, kemungkinan rupiah menguat semakin besar. "Sehingga, inflasi yang datang dari luar (imported inflation) bisa ternetralkan,” katanya.
l RANA AKBARI FITRIAWAN





