Pertumbuhan Ekspor ke Eropa Dipatok 12 Persen
Senin, 29 Oktober 2007 | 17:20 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah tidak merevisi target pertumbuhan ekspor ke pasar Eropa yakni maksimal 12 persen kendati belakangan ini terjadi penguatan nilai tukar euro terhadap dolar Amerika Serikat.
“Saya pikir tetap targetnya tumbuh 10-12 persen. Rata-rata pasar tradisional pertumbuhannya seperti itu, “ ujar Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Senin (29/10) di Jakarta.
Dijelaskannya, penguatan Euro tersebut sedikit banyak telah membantu peningkatan daya saing ekspor Indonesia untuk pasar Eropa. Terutama di empat negara tujuan ekspor Eropa utama seperti Jerman, Prancis, Inggris, Belanda.
Seperti diketahui, penguatan nilai tukar Euro itu terjadi akibat spekulasi penurunan suku bunga oleh Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve) untuk mencegah krisis subprime mortgage dan pelambatan ekonomi yang ditimbulkannya. Sampai saat ini, nilai tukar per Euro sudah mencapai US$ 1,4426, atau angka terendah setelah pengenalan mata uang ini di tahun 1999.
RR ARIYANI




Komentar Anda :