Defisit Setoran Privatisasi 2007 Ditutup oleh Saham PGN dan BNI

Selasa, 30 Oktober 2007 | 16:41 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah berencana menutup kekurangan setoran privatisasi Badan Usaha Milik Negara 2007 dari penjualan lanjutan saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN) dan penjatahan lebih (green shoe) saham PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BNI)
"Itu sudah cukup untuk menutup defisit privatisasi 2007,” kata Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil di sela-sela acara peringantan Hari Keuangan ke-61 di Jakarta, Selasa (30/10).

Menurut dia, keputusan penjualan saham di dua perusahan milik pemerintah tersebut masih menunggu keputusan menteri keuangan. “Bergantung kepada permintaan Menteri Keuangan apakah kami perlu menambal defisit privatisasi. Kami tinggal melaksanakan saja," ujarnya.

Semula pemerintah mentargetkan penerimaan privatisasi BUMN 2007 sebesar Rp 3,3 triliun. Tapi, akibat terjadi kenaikan defisit anggaran membuat pemerintah mengusulkan privatisasi naik sebesar Rp 1,2 triliun menjadi Rp 4,5 triliun.

wahyudin fahmi

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :