Revitalisasi Kereta Diminta Libatkan Swasta
Rabu, 31 Oktober 2007 | 19:04 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta peran swasta pada bidang perkeretaapian benar-benar dioptimalkan. Maka ia ingin biaya revitalisasi perkeretaapian tak hanya ditanggung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
"Keterlibatan swasta harus dioptimalkan baik dalam pembangunan sarana maupun prasarana," kata Direktur Jenderal Perkeretaapian Departemen Perhubungan Soemino Eko Saputro seusai rapat revitalisasi perkeretaapian yang dipimpin oleh Kalla di kantor Wakil Presiden, Jakarta.
Dalam rapat itu Menteri Perhubungan Jusman Syafei Djamal didampingi para pejabat Direktorat Jenderal Perkeretaapian di departemennya, para pemimpin PT Kereta Api, serta PT Industri Kereta Api Indonesia (Inka).
Soemino menjelaskan, sesuai dengan Undang-Undang Perkeretaapian, ia menjelaskan, pada 2008 swasta sudah bisa terlibat terutama menjadi operator bersaing PT Kereta Api. Wakil Presiden meminta dia memerinci anggaran revitalisasi. “Ruang untuk swasta berapa, APBN berapa. Jangan APBN semua," ujarnya. Bahkan Kalla meminta dari dari negara seminim mungkin.
Anton Aprianto




Komentar Anda :