|
Rupiah Berpeluang Menguat
Kamis, 01 November 2007 | 09:05 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berpeluang menguat pada perdagangan hari ini karena pergerakan dolar Amerika Serikat masih rendah terhadap mata uang regional meskipun The Fed menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin.
Pengamat pasar uang dari Smart Investindo Internasional Reza Wibawa mengatakan faktor dalam negeri berupa penyerapan Surat Utang Negara seri FR0047 dan FR0048 sebesar Rp 1 triliun membuat posisi keuangan pemerintah kelebihan likuiditas sehingga mampu menyiapkan anggaran untuk mengantisipasi gejolak pasar uang agar tetap dalam kondisi berimbang.
"Naiknya cadangan devisa sebesar dua persen juga akan memberi dorongan kepada rupiah untuk tetap stabil," kata Reza saat dihubungi melalui sambungan telepon di Jakarta, kamis (1/11).
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda S. Goeltom Rabu (31/10) kemarin mengemukakan bahwa cadangan devisa Indonesia menjelang akhir Oktober 2007 mencapai 54,3 miliar dolar AS atau naik sebesar US$ 1,5 miliar dalam tempo satu bulan. Jumlah itu setara dengan 5,3 bulan impor ditambah pembayaran utang luar negeri pemerintah.
Dia menjelaskan bahwa rupiah akan bergerak tipis di level 9.175-9.000 per dolar Amerika Serikat. Pada perdagangan kemarin (rabu, 31/10) rupiah melemah lima poin ke posisi 9.105 per dolar Amerika Serikat.
Eko Nopiansyah
INDEKS BERITA LAINNYA :
|