Saham Sektor Infrastruktur Menjanjikan

Senin, 05 November 2007 | 03:41 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kalangan analis memprediksi saham-saham sektor infrastruktur, khususnya sub sektor konstruksi dan jalan tol, berpotensi mengalami kenaikan harga hingga akhir tahun ini.

Menurut analis saham PT BNI Securities, M. Alfatih, penguatan nilai rupiah dan kemungkinan penurunan suku bunga Bank Indonesia membuat saham sektor ini semakin atraktif untuk dikoleksi. "Prospek saham ini cenderung bagus karena saat ini kemajuan sektornya terus didorong pemerintah," ujarnya.

Dia memprediksi saham PT Citra Nusaphala Persada Tbk., memiliki potensi penguatan dari Rp 3.500 hingga 4.500 per saham sampai enam bulan ke depan. Adapun saham PT Adhi Karya Tbk saat ini rawan profit taking karena penguatannya telah mencapai target. ”Namun, saham perusahaan ini masih bisa mencapai harga Rp 1.950 sampai Rp 2.400.”

Alfatih menjelaskan akan terjadi demand sectoral, ketika saham PT Jasa Marga Tbk., tercatat pada Bursa Efek Jakarta pada 12 November 2007 nanti. Pada akhirnya akan mendongkrak harga saham jenis ini.

Analis PT Bapindo Bumi Securities, Harry Kurniawan menambahkan saham sektor infrastruktur masih diminati karena valuasi-nya masih menjanjikan memberikan keuntungan. "Sentimen sektoral sangat mungkin terjadi, karena Jasa Marga otomatis akan mendongkrak minat investor," ujarnya.

Sedangkan soal kebijakan pemerintah untuk melakukan joint operational jalan tol antara Jasa Marga dan Citra Marga Nushapala Persada, Harry mengatakan membuat kompetisi sektor ini semakin terbuka.

Terkait kenaikan harga semen dan bahan bakar minyak industri, menurut Alfatif perlu karena bakal menaikkan ongkos produksi perusahaan infrastruktur. Kendati, kata dia, dalam satu tahun ke depan kenaikan harga minyak tidak bertahan lama. “Ini lebih masalah geopolitik, bukan kebutuhan sehingga kemungkinan turun sangat besar," katanya.

Kedua analis ini sepakat, sektor ini harus mendapat perhatian dari pemerintah karena bisa menjadi alat untuk meningkatkan perekonomian negara. "Efek snow ball-nya besar. Jika infrastruktur baik, daerah yang dihubungkan sektor ini menjadi maju," ujar Alfatih.

Sebagai rekomendasi, selain Citra Marga Nushapala Persada dan Adhi Karya, saham infrastruktur yang layak dikoleksi investor adalah saham PT Total Bangun Persada Tbk, PT Truba Alam Manunggal Tbk, dan PT Wijaya Karya Tbk.

SORTA TOBING

TOPIK






Komentar Anda

Kirim