Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kondisi Timur Tengah Terus Dorong Lonjakan Harga Minyak
Rabu, 07 November 2007 | 09:46 WIB

TEMPO Interaktif, New York:
Sentimen konflik Timur Tengah terus membayangi perdagangan minyak dunia. Kali ini berita terakhir soal bom di Afghanistan dan serangan terhadap pipa minyak di Yaman mendorong harga minyak dunia hingga ke atas 97 dolar AS per barel.

Harga minyak telah tampak bakal kembali menanjak setelah ekspektasi pasar menunjukkan, pasokan minyak bakal turun. Pasalnya, ada perkiraan memburuknya cuaca di kawasan Laut Utara.

Meskipun Afghanisran tak banyak menyumbang pasokan minyak, pelaku pasar melihat adanya kemungkinan konflik antara kaum militan dan tentara Amerika Serikat bakal bakal menyeret beberapa negara Timur Tengah. Kondisi ini dikhawatirkan bakal menggangu suplai minyak di kawasan tersebut.

Sedangkan soal serangan atas pipa minyak di Yaman, Vice President of Risk Management MF Global UK Ltd., John Kilduff menilai, "Bakal mengganggu jalur minyak yang menyalurkan 155 ribu barel minyak per hari."

Sementara itu, investor yakin kekurangan pasokan minyak juga terjadi di Amerika Serikat. Survey analisis Dow Jones Newswire memprediksi, secara rata-rata, pasokan minyak mentah menyusut 1,6 juta barel pekan lalu. Apalagi, meski harga minyak dunia terus melonjak, Departemen Energi kemarin juga memprediksi adanya peningkatan konsumsi minyak hingga awal tahun 2008 mendatang.

"Menguatnya permintaan, terbatasnya kapasitas, turunnya cadangan minyak dan kondisi geopilitik terus menekan pasar," ungkap Departemen Energi seperti dikuti Associate Press kemarin.

l AGOENG WIJAYA

Dari Arsip Majalah TEMPO
Besar Pasak daripada Tiang | 28 Maret 2005
Memuntir Harga Minyak Impor | 21 Maret 2005
Memburu Emas Hitam | 14 Maret 2005
Adu Gertak di Ambalat | 14 Maret 2005
Bertaruh di Ambalat | 14 Maret 2005
Tersandung Tanker Sekongkol | 14 Maret 2005
Adu Tangguh untuk Siapa | 07 Maret 2005
Minyak | 07 Maret 2005
Kecil-kecil Jadi Rebutan | 21 Pebruari 2005
Bisnis Sepekan | 14 Pebruari 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Lonjakan Harga Minyak Bisa Picu Inflasi
Pengadaan Tabung Gas 2008 Diminta Tanpa Impor
Presiden Yudhoyono Cemas Harga Minyak Tembus US$ 100 per Barel
Bagi Hasil Migas Musibanyuasin Turun
Pemerintah Dinilai Tanpa Perencanaan
Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Minyak Mentah
Bank Dunia: Harga Minyak Jadi Berkah Negara Berkembang
Anggaran Tak Terpengaruh Kenaikan Harga Minyak
Kalla: Kenaikan Harga Minyak Dunia Masih Aman
Anggota OPEC Bersilang Pendapat
> selengkapnya...

Referensi

UU RI No. 22 Tahun 2001 Tentang Migas

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk110967 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< November,2007>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data