PLN Minta Izin Pelepasan Aset

Rabu, 07 November 2007 | 14:53 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT PLN (Persero) meminta izin untuk menjual sejumla aset. Hasil penjualan ini untuk mendapatkan dana pengembangan ketenagalistrikan.

Direktur Utama PLN Eddie Widiono mengatakan, hal itu merupakan salah satu cara menjadikan PLN mandiri dan kompetitif. "Kalau perlu PLN minta izin untuk melepas aset-asetnya untuk cari pendanaan," kata Eddie di Gedung PLN Pusat, Jakarta, Rabu (7/11).

Pelepasan aset itu, dia melanjutkan, salah satu usaha PLN untuk menambah infrastruktur kelistrikan sebesar 35 ribu megawatt, transmisi 26 ribu kilometer, dan distribusi 390 km.

Kebutuhan listrik sebesar 35 ribu megawatt tersebut, kata dia, merupakan estimasi pada 2015 karena kebutuhan kelistrikan meningkat sekitar 6 persen per tahun. Kebutuhan dana untuk penambahan infrastruktur itu sekitar Rp 350 triliun atau US$ 40 miliar. Pendanaannya bisa dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, anggaran PLN, dan keterlibatan swasta.

"Kalau (penambahan infrasruktur) itu selesai, PLN siap mandiri dan kompetitif," kata Eddie.

Saat dimintai komentar, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro mengatakan soal dana sepenuhnya urusan PLN. "Itu urusan korporat," katanya.

l Nieke Indrietta

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: