Bank Saudara Luncurkan Jasa Perbankan Kustodian
Sabtu, 10 November 2007 | 02:05 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Bank Himpunan Saudara 1906 Tbk meluncurkan layanan kustodian untuk surat berharga. Pengoperasian jasa perbankan ini efektif sejak 1 Oktober lalu.
"Layanan kustodian ini untuk meningkatkan fungsi intermediasi bank untuk nasabah pada umumnya dan perusahaan yang tergabung dalam Medco Group," ujar Direktur Utama Bank Saudara Farid Rahman.
Selain itu, Bank Saudara juga ingin meningkatkan fee based income sebesar Rp 2 miliar per tahun. Tarif layanan ini antara 0,03 sampai 0,08 persen.
Investasi untuk jasa perbankan ini menghabiskan dana sekitar Rp 1 miliar. "Target konsumen kami Medco Group dan dana pensiun," kata Farid. Layanan ini juga membuka kesempatan kerja sama dengan dana pensiun, asuransi, perusahaan sekuritas, bank, perusahaan umum maupun perseorangan.
Pelayanan kustodian yang diberikan termasuk penyimpanan surat berharga, penyelesaian transaksi, pengurusan corporate action dan juga jasa atas pengelolaan produk-produk investasi di pasar modal.
Untuk melengkapi jasa perbankannya, Bank Saudara berencana menjadi bank devisa pada awal tahun 2008. "Persiapan bank devisa masih dalam proses meminta ijin kepada Bank Indonesia," ujar Farid.
Bank devisa ini nantinya membantu Medco Group, dengan fokus pada transaksional, seperti transfer dan perdagangan valuta asing. "Bisnis Medco saat ini adalah bisnis valuta asing dengan pendapatan devisa sehingga bisa sejalan untuk membuat Bank Saudara menjadi bank devisa," katanya.
Saat ini modal Bank Saudara telah mencapai syarat umum menjadi bank devisa, yaitu Rp 157 miliar. Sedangkan indikasi aset pada kuartal ketiga 2007 mencapai Rp 1, 4 triliun dengan nilai ROE 12 persen dan ROA 3,5 persen.
Untuk penyaluran kredit, 90 persen diberikan untuk konsumsi, seperti pensiunan, pegawai, dan pekerja, sedangkan sisanya untuk UMKM. Kredit yang telah disalurkan sampai September 2007 diperkirakan mencapai Rp 1,1 triliun. "Akhir tahun target kredit kami naik 30 persen. Tapi sekarang indikasinya telah mencapai target, yaitu 37 persen," kata Corporate Communication Bank Saudara Dedi A. Santika.
Bank Saudara juga akan merambah sektor syariah, yang akan mulai masuk dalam rencana bisnis perseroan pada awal 2008. "Semester kedua 2008, kami akan mulai membicarakannya dalam rapat direksi dan komisaris," tambah Farid.
Sorta Tobing




Komentar Anda :