Rupiah Masih Akan Terpuruk
Selasa, 13 November 2007 | 08:47 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Mata uang rupiah tampaknya belum akan mengalami perbaikan kondisi. Pengamat pasar uang dari Permata Bank Suryanto Chang memperkirakan rupiah masih akan cenderung melemah.
“Masih akan melemah, pergerakannya kemungkinan bergerak hingga 9200-an per dolarnya,” ujar Suryanto dihubungi Selasa (13/11).
Menurut Suryanto diperkirakan rupiah akan bergerak dari Rp 9180-9220 per dolar Amerika Serikat. Hal ini sebabkan faktor eksternal yang cukup berpengaruh. Menurut dia melemahnya rupiah ini karena kondisi global, komoditi juga terkoreksi harganya serta melemahnya stok saham serta adanya pengalihan resiko.
Faktor internal, kata Suryanto, tidak terlalu mempengaruhi pergerakan rupiah. Menurutnya pasar hanya akan melihat inflasi dan peluang penurunan suku bunga oleh Bank Indonesia. Dengan melemahnya rupiah ini, dia memperkirakan pasar akan bergerak untuk menjual rupiah.
DIAN YULIASTUTI





