Pertumbuhan Kredit 2008 Bisa Tumbuh 26 persen

Selasa, 13 November 2007 | 16:25 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pertumbuhan penyaluran kredit perbankan nasional diproyeksikan mencapai 24-26 persen tahun depan.

Ketua Perhimpunan Bank-bank Nasional (Perbanas) Sigit Pramono menjelaskan, angka pertumbuhan kredit tersebut merupakan syarat terealisasinya target pertumbuhan ekonomi 2008 sebesar 6,5 persen. "Jika kredit tak jalan, target pertumbuhan ekonomi tak akan terealisasi," katanya seusai menghadiri seminar Prospek Ekonomi dan Politik 2008 di Shangrilla Hotel, Selasa (13/11).

Sigit mengatakan, sebagai ancang-ancang, perbankan biasa menghitung proyeksi kredit dengan mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi. "Agar teralisasi, pertumbuhan kredit harus empat kali pertumbuhan ekonomi," ujarnya.

Dia optimis membaiknya kinerja kredit 2007 akan berlanjut tahun depan. Dia menyebut sektor ekonomi berbasis alam bakal menjadi fokus pembiayaan 2008, misalnya perkebunan kelapa sawit. Disusul kemudian sektor pertambangan, telekomunikasi, dan infrastruktur.

"Demikian juga untuk usaha kecil dan menengah akan tumbuh," ujarnya.

Meski optimis, Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk ini justru mengkhawatirkan rendahnya daya serap sektor riil terhadap dana perbankan yang tersedia.

AGOENG WIJAYA

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :