Rupiah Diprediksi Masih Akan Melemah

Rabu, 21 November 2007 | 08:40 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Nilai tukar rupiah diperkirakan masih akan melemah seiring pelemahan mata uang regional.

"Kelihatannya nilai tukar rupiah masih akan melemah di kisaran Rp 9.250-9.500 per dolar AS," ujar analis Capital Assets Management, Satria Utomo pada Tempo, Rabu (21/11) di Jakarta.

Pada penutupan perdagangan valas kemarin, rupiah melemah 20 poin ke posisi Rp 9.345 per dolar AS. Mata uang regional umumnya melemah terhadap dolar AS kecuali dolar Singapura, dolar Taiwan dan ringgit Malaysia.

Menurut dia, selama dua bulan terakhir pergerakan nilai tukar rupiah sangat tidak menarik. "Saat ini dolar AS melemah, begitu juga rupiah. Yang dikhawatirkan, jika nanti dolar AS benar-benar hancur, rupiah akan semakin jelek," ucap Satria.

Dan ke depan, Satria memprediksi rupiah bisa lebih anjlok lagi ke level Rp 9.500-10.000 per dolar AS jika bank sentral tidak memberi sinyal yang tepat pada pasar terkait suku bunga patokannya. "Para pelaku pasar meminta bank sentral tidak menaikkan suku bunga patokannya secara tiba-tiba," ujarnya..


RR ARIYANI






Komentar Anda

Kirim