REI Minta Harga Rumah Susun Dinaikkan

Rabu, 21 November 2007 | 17:58 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Real Estate Indonesia memprediksi harga rumah susun sederhana (rusuna) naik 15 persen pada tahun depan. Menurut ketua umumnya, Lukman Purnomosidi, Kenaikan harga ini imbas kenaikan harga minyak mentah dunia.

Lukman mengatakan, biaya konstruksi rumah susun meningkat karena harga bahan baku naik. Itu sebabnya, ia sanksi apakah harga Rp 144 juta per unit masuk akal hingga 2008-2009. "(Pemerintah) perlu mempertimbangkan lagi,” kata seusai mengikuti "Seminar Membangun Masa Depan Indonesia: Visi Indonesia 2030" di Gedung Bank Mega, Jakarta.

Ia menjelaskan peraturan presiden mengenai rumah susun sederhana terbit pada Desember 2006 ketika harga bahan baku konstruksi belum naik. Tahun lalu harga besi masih Rp 4.500-4.600 per kilogram. Sekarang, Rp 6.300 per kilogram. "Semua harga naik, tapi price leader-nya besi."


Rieka Rahadiana

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :