Pegawai Honorer Departemen Keuangan Tuntut Kejelasan Status
Senin, 26 November 2007 | 13:05 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Lebih dari 200 pegawai honorer departemen keuangan melakukan unjuk rasa menuntut kejelasan status. Peserta unjuk rasa yang sudah melakukan aksi sejak pukul 10.00 WIB itu akan bergerak menuju gedung Dewan Perwakilan Rakyat pada pukul 12.30.
Ketua Forum Komunikasi Honorer Modern Depkeu Satiman mengatakan aksi itu bertujuan untuk meminta pemerintah untuk mengangkat pegawai honorer seperti yang dituangkan pada Peraturan Pemerintah nomor 48/2005 yang dirubah menjadi PP nomor 43/2007 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi Pegawai Negeri Sipil. "Seharusnya kami sudah diangkat sejak 2005 lalu, tapi sampai sekarang belum ada realisasi," kata Satiman di kantor Departemen Keuangan Jakarta.
Demonstrasi berlangsung di depan kantor Departemen Keuangan yang terletak di Jalan Lapangan Banteng Timur. Demonstran merupakan perwakilan dari pegawai honorer departemen keuangan di seluruh Indonesia. Selain melakukan orasi para demonstran yang yang sebagian besar kaum pria itu juga meneriakkan yel-yel dan menyanyikan lagu-lagu perjuangan seperti 'Halo-halo Bandung', 'Dari Sabang Sampai Merauke', dan sejumlah lagu lainnya.
Peserta aksi yang seluruhnya mengenakan celana panjang hitam dan kemeja putih itu juga membentangkan sepanduk dan poster yang bertuliskan 'Uji kelayakan Depkeu CPNS, kami sudah pantas Bu Sri', 'Dua puluh tahun aku jadi honorer, bagaimana nasibku', 'CPNS Depkeu: Tenaga Honorer Kapan?'.
Aziz Hamzah, perwakilan dari Kantor Pajak Tangerang II, mengemukakan bahwa pada September 2007 lalu perwakilan pegawai honorer telah mengadakan pertemuan dengan pejabat departemen keuangan.
Namun pegawai honorer hanya mendapat jawaban bahwa tahun anggaran 2006-2007 belum ada pengangkatan pegawai honorer karena depkeu melakukan perombakan organisasi. "Jawaban itu sangat mengecewakan, karena kami khawatir ini hanya mengulur waktu saja," ujarnya.
Di lain pihak, lanjut dia, depkeu justru memberhentikan seluruh pegawai honorernya yang berjumlah lebih dari 5000 pegawai di seluruh Indonesia tanpa uang pesangon, secara bertahap sejak Agustus 2007 lalu. "Kalaupun ada yang bekerja, yang menggaji bukan depkeu tapi orang yang mempekerjakan," kata dia.
Azis mengungkapkan bahwa aksi demonstrasi besok (27/11) akan dilanjutkan ke Istana Negara. "Kalau belum ada tanggapan serius dari pemerintah kami akan kerahkan seluruh pegawai honorer depkeu," kata Azis.
Eko Nopiansyah
TOPIK
Komentar Anda
- tolong perhatikan tenaga honorer
mbak sri saya kira anda juga manusia yg mempunyai hati nurani tpi nyatanya ko g'nampak dimata. banyak honorer2 yang sudah lama berbakti blum jg diangkat PNS.pdhal klo dibndingkan dgn sarjana2 yang diangkat belum tntu jg ahli dlm bidang keuangan, knp yg jelas2 sdah tau ttg keuangan blum direspon. JANGAN PELIIIIIIIIT......!!!!!
Pengirim : JOHAN di bantaeng - tatap mata anak mrk
Tatap mata anak mrk. udah cukup org tuanya setengah perjalanan hidup sudah susah. berikan mrk. penghidupan yang layak. dengan mengangkat mrk, jd Pns
Pengirim : Bed Andreas di Banda - Give me a Reason
adakah harapan untuk mereka???? berikanlah mereka kesempatan kepada mereka, karena mereka juga layak untuk dipekerjakan sebagai Pegawai.... selama ini merekalah yang bekerja bukan orang-orang anda bukalah kesempatan kepada MEREKA adakan TEST jika memang itu yang menjadi SYARAT UTAMA
Pengirim : iqlima di tangerang - Dukung Honorer Depkeu
Tolong buat mbak sri, pikirkan sendainya kamu adalah para honorer. dimana hati nuranimu? cARI DANA UNTUK NGEGAJI DEPARTEMEN lAIN AJA sANGGUP, KNP MENGANGKAT HONORER MENJADI cpns AJA SULIT
Pengirim : Romi Subardi di Kotabumi





