Setdco Incar Saham Indosat
Rabu, 28 November 2007 | 07:08 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Setdco Group, perusahaan milik Setiawan Djody, berminat membeli saham PT Indosat Tbk. milik Singapore Technologies Telemedia. Setdco juga berniat membeli kembali (buyback) sahamnya di PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel).
Direktur Pengembangan Bisnis Setdco Group Destra Ghafzan menjelaskan, pembelian saham Indosat akan dilakukan oleh konsorsium Setdco dan PT Pos Indonesia, Dewan Koperasi Indonesia, PT Horizon, dan Wasantara Net. "Kami hanya akan mendukung penyediaan dana pembelian saham," katanya kepada Tempo di Jakarta kemarin.
Menurut dia, pembelian saham operator telepon terbesar kedua di Indoensia tersebut untuk mendukung program telepon di pedesaan (USO/universal service obligation). Jika memungkinkan, Setdco akan membeli seluruh saham ST Telemedia di Indosat sebanyak 41,94 persen yang nilainya sekitar US$ 2 miliar (Rp 19 triliun). "Kalau bisa dibeli semua, atau beli perblok."
Ia menerangkan saham Indosat yang akan dilepas dalam bentuk blok dengan besaran lima persen. "Nilai per blok-nya sekitar US$ 250 juta," ucap Destra. Pada 2002, ST Telemedia membeli 41,94 persen saham Indosat dari pemerintah Indonesia senilai US$ 630 juta (sekitar Rp 5,7 triliun).
Perburuan saham Indosat kini semakin ramai setelah Komisi Pengawas dan Persaingan Usaha (19/1) memutuskan Temasek Holdings bersalah karena memonopoli industri telekomunikasi di Indonesia. Temasek, lewat SingTel dan ST Telemedia mengusai 35 persen saham Telkomsel dan 41,94 persen saham Indosat. KPPU memerintahkan Temasek menjual Telkomsel atau Indosat.
Selain Setdco, investor yang disebut-sebut berminat membeli saham Indosat antara lain Altimo, perusahan investasi asal Rusia. Namun, petinggi Altimo di Indonesia Suharto kepada koran ini pernah membantahnya.
Di Singapura, pejabat senior ST Telemedia Kuan Kwee Jee dan Juru Bicara ST Telemedia Melinda Tan, kepada sejumlah media asal Indoenesia, termasuk Tempo, menegaskan, investasi ST Telemedia di Indosat untuk jangka panjang. "Hingga saat ini kami (ST Telemedia) tak akan menjual saham Indosat," ujarnya. Menurut Kwee Jee, Temasek akan melakukan banding terhadap keputusan KPPU.
Mengenai pembelian kembali saham Telkomsel, Destra menyatakan tetap akan dilakukan. " Tapi kapan pembelian dilakukan belum bisa diputuskan," ujarnya. Setdco akan membeli kembali 22,3 persen saham Telkomsel senilai US$ 1,6 miliar dari SingTel. Pada 2003, SingTel membeli 35 persen saham Telkomsel senilai US$ 1 miliar. Setiawan Djody pernah mengatakan perusahaannya akan mendapatkan pinjaman dari bank investasi asal Timur Tengah dan Jepang untuk membeli saham Telkomsel.
Di tempat terpisah, anggota Komisi Perdagangan ari fraksi PDIP Hasto Kristianto mendesak agar Badan Usaha Milik Negara mengambilalih (akuisisi) saham Temasek di Indosat setelah keputusan KPPU berkuatan hukum tetap. "Upaya ini sekaligus sebagai koreksi atas privatisasi di masa lalu yang merupakan akibat letter of intent dengan Dana Moneter Internasional," ujarnya
l Rieka Rahadiana | M. Nafi | Nieke Indrieta




Komentar Anda :