|
Potensi Premi Asuransi Syariah Mencapai US$ 1,20 miliar Pada 2015
Rabu, 05 Desember 2007 | 18:37 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Potensi penerimaan premi asuransi syariah di Indonesia akan mencapai US$ 1,20 miliar pada 2015. Posisi ini berada pada urutan kedua pendapatan premi syariah terbesar setelah Malaysia yang diprediksi meraih premi sebesar US$ 1,22 miliar. Perkiraan pendapatan premi asuransi syariah itu merupakan hasil penelitian Institute of Islamic Banking and Insurance di London.
Ketua Umum Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) Muhaimin Iqbal mengatakan kalangan industri asuransi berbasis syariah sangat optimis perkiraan pendapatan itu akan tercapai selama industri bisa mempertahankan pertumbuhan sebesar 60-70 persen setiap tahun. "Tahun depan target pendapatan premi bersih lebih dari Rp 1 triliun, sementara sampai akhir 2007 preolehan premi bersih akan sebesar Rp 700 miliar," kata Muhaimin di Hotel Grand melia Jakarta.
Dia menjelaskan bahwa pada 2008 akan ada dua perusahaan asuransi asing berbasis syariah memasuki pasar Indonesia. Selain perusahaan asing, lanjut dia, sebanyak sepuluh perusahaan asuransi syariah lokal juga akan hadir tahun depan, baik dalam bentuk cabang atau divisi syariah.
Eko Nopiansyah
INDEKS BERITA LAINNYA :
|