Industri Kapal Batam Picu Kecemburuan
Kamis, 06 Desember 2007 | 19:51 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) menuntut penyeragaman kebijakan pada industri galangan kapal se-Indonesia. "Seperti di Batam semua, agar persaingan fair dan berkembang bersama," kata Sekretaris Jenderal IPERINDO Wing Wirjawan di sela-sela Workshop Keselamatan Ferry Domestik di Hotel Milenium, Jakarta, .
Industri galangan kapal di Batam mendapat beragam fasilitas antara lain bebas pajak pertambahan nilai, bea masuk komponen, kredit lunak, juga sewa lahan yang murah. "Tapi ini tak berlaku untuk deaerah lain.”
Tuntutan penyeragaman kebijakan sudah berulang kali diusulkan kepada pemerintah, namun belum juga ada tanggapan. Padahal, menurut dia, kini industri galangan kapal sedang kebanjiran pesanan baik dari domestik maupun asing. "Sampai 2010 semua galangan penuh pesanan," ucapnya.
Harun Mahbub Billah





