Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pemerintah Bentuk Lembaga Pembiayaan Ekspor
Jum'at, 07 Desember 2007 | 00:47 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah segera membentuk lembaga pembiayaan ekspor. Rencana itu terungkap dalam bedah Rancangan Undang-undang tentang Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia yang akan menjadi payung hukum bagi lembaga baru tersebut.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pembentukan lembaga ekspor adalah jawaban terhadap tantangan perekonomian nasional yang dituntut lebih ekspansif meningkatkan penetrasi ekspor. Selain itu untuk mendorong berkembangnya sektor riil yang berkaitan dengan ekspor.

PT Bank Ekspor Indonesia (persero) yang ada selama ini dianggap belum cukup kuat melaksanakan tugas itu. Alasannya, Sri Mulyani melanjutkan, saat ini BEI beroperasi dengan izin usaha sebagai bank umum yang tunduk pada regulasi perbankan. BEI dituntut memperhatikan aspek kehati-hatian sebagaimana bank komersial lainnya.

Sebagai bank umum biasa, BEI terhambat oleh aturan batas minimum pemberian kredit. Bank ini juga tidak dapat memberikan kredit kepada importir di luar negeri (buyers credit) dan tidak bisa memberikan asuransi di bidang ekspor. Padahal kegiatan lembaga pembiayaan ekspor mempunyai karakteristik khusus yang tidak dapat dilakukan oleh bank umum.

Ketua Pusat Studi Hukum dan Pembangunan Ade Komaruddin menilai lembaga ekspor akan lebih unggul dari Bank Ekspor Indonesia (BEI). Sebabnya lembaga akan lebih berfokus ke pembiayaan ekspor dan bisa mendapatkan tambahan modal dari luar.

Hal senada diungkapkan oleh Direktur Utama Bank Ekspor Indonesia (BEI) Arifin Indra. Menurut dia, lembaga ekspor ini akan membuka pembiayaan terhadap pembeli. Sebab sebagai bank umum, Bank Eskpor harus tunduk kepada aturan Bank Indonesia dan tidak memiliki kewenangan untuk membiayai pembeli.


AGUS SUPRIYANTO I GUNANTO E.S


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk113063 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

BLT Bojonegoro Dicairkan Besok
Pasangan Karsa Unggul di Jombang
Gubernur Tak Percayai Hasil Quick Count
Kasus Alih Kawasan BSD Diselidiki
Dada Janji Bangun Stadion Persib

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data