|
Pertamina Impor 4 Juta Tabung dari Thailand
Minggu, 09 Desember 2007 | 21:27 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Perusahaan BUMN, PT Pertamina (Persero), mengimpor sekitar 4 juta tabung Liquified Petroleum Gas (LPG) dari Thailand untuk kebutuhan program percepatan konversi minyak tanah ke elpiji.
Kepala Divisi Komunikasi Pertamina, Wisnuntoro mengatakan tabung impor untuk memenuhi kekurangan produksi tabung domestik pada tahun ini.
Pemerintah membutuhkan tabung elpiji sekitar 12 juta unit. Pabrikan domestik hanya sanggup memproduksi 5,6 juta.
Harga tabung impor, kata Wisnu, sekitar Rp 80-90 ribu per unit. "Meski impor kami tetap sesuaikan dengan SNI tabung," kata Wisnu saat dihubungi, Ahad (9/12).
Dia menambahkan, Departemen Perindustrian terlibat dalam memeriksa kualitas dan SNI tabung impor. Berdasarkan laporan Ahad lalu, pengguna minyak tanah terkonversi ke elpiji sekitar 4 juta kepala keluarga (KK).
Tahun ini ditargetkan 6 juta kepala keluarga. Meskipun Wisnu pesimistis target terpenuhi. "Mungkin sekitar 5,5 juta KK yang terkonversi tahun ini," katanya.
Kekurangannya, kata dia, akan dikejar tahun depan. Wisnu menambahkan, Pertamina tak mengimpor tabung elpiji.
Nieke Indrietta
INDEKS BERITA LAINNYA :
|