|
Jasa Marga Menerima Opsi Baru Landcapping
Senin, 10 Desember 2007 | 19:26 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: PT Jasa Marga Tbk. menyatakan tak keberatan dengan opsi landcapping baru yang akan dipilih oleh pemerintah dalam menentukan beban biaya pembebasan lahan yang harus ditanggung oleh investor proyek infrastruktur.
Menurut Direktur Utama PT Jasa Marga, Frans S. Sunito, yang terpenting bagi investor adalah kepastian harga tanah. "Tak masalah, (cara) apapun, mau berapa pun, yang penting kami bisa menghitung," katanya seusai seminar "Korea-Indonesia Private Public Partnership (PPP) Fair" di Hotel Shangri-La, Jakarta.
Dengan landcapping, ia melanjutkan, investor akan lebih tenang dalam menginvestasikan uangnya. "Kalau tahu ada resiko, kami lebih tenang. Intinya ada kepastian." Jasa Marga adalah badan usaha milik negara yang menjadi investor dan pengelola hampir seluruh ruas tol di tanah air.
Landcapping adalah mekanisme membagi resiko pembebasan tanah yang harus ditanggung investor dan pemerintah. Mekanisme ini muncul karena banyak proyek jalan tol yang mandek karena terhalang harga lahan. Secara umum, harga tanah bisa mencapai 140 persen dari harga yang direncanakan.
Rieka Rahadiana
INDEKS BERITA LAINNYA :
|