BNP Fasilitasi Kebutuhan Dana Blok Cepu
Senin, 10 Desember 2007 | 21:43 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
BNP Paribas menjadi konsultan keuangan sekaligus pencari pinjaman untuk kebutuhan pendanaan pengembangan Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, Blora. Untuk beberapa tahun ke depan, Banyu Urip membutuhkan dana US$ 2,5 miliar.
"BNP sudah ditunjuk untuk menjadi konsultan untuk pendanaan sebesar US$ 1 miliar," ujar Direktur Keuangan Pertamina, Frederick Siahaan, Jakarta hari ini. Pengembangan blok Cepu dimulai dari lapangan Banyu Urip, Jawa Tengah.
PT Pertamina dan Exxon Mobil Oil Company masing-masing memiliki 45 persen saham untuk pengembangan blok Cepu. Sementara pemerintah daerah memiliki 10 persen. Untuk tahun depan, kebutuhan belanja modal Blok Cepu, kata Frederick sekitar Rp 4 tiliun. "Dana itu dipenuhi oleh Pertamina dan Exxon," ujar Frederick.
Pemerintah mengharapkan blok Cepu dapat beroperasi tahun 2008 untuk mengejar target kebutuhan 10 tahun ke depan. Blok ini diproyeksikan menghasilkan cadangan 600 juta barel dengan puncak produksi 165 ribu barel per hari.
Yuliawati
Topik :




Komentar Anda :