|
Ekspor Alat Kesehatan Minim
Selasa, 11 Desember 2007 | 18:47 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah menilai kontribusi alat kesehatan buatan Indonesia di pasar internasional masih minim. Penyebabnya karena terbatasnya industri komponen dan teknologi yang mendukung industri ini. "Indonesia baru mengkontribusi sekitar 0,5 persen dari pasar dunia. Pasar dunia sendiri rata-rata tiap tahunnya senilai US$ 800 miliar," ujar Sekretaris Utama Badan Pengkajian Penerapan Teknologi Jumain Appe, Selasa (11/12).
Alat kesehatan di Indonesia kebanyakan juga berupa produk impor yang berasal dari Cina, Eropa, Amerika Serikat dan lain-lain. "Hampir 90 persen alat kesehatan di Indonesia barang impor," katanya.
Selama sepuluh tahun terakhir, menurut Jumain, tren pertumbuhan impor alat kesehatan terus naik hingga 49,5 persen. Di masa depan masalah ini menimbulkan kekhawatiran karena perdagangan bebas sudah di depan mata. "Jika tidak bersiap, pasar domestik akan dibanjiri produk impor dengan berbagai merek dan jenis. Pasar domestik akan dikuasai asing," ujarnya.
RR ARIYANI
INDEKS BERITA LAINNYA :
|