Komite Bangkit Indonesia Tolak Pembatasan Premium

Rabu, 12 Desember 2007 | 17:21 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kebijakan pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang sedang digodok pemerintah menuai penolakan.

Ketua Umum Komite Bangkit Indonesia Rizal Ramli menyatakan rencana pemerintah mengalihkan BBM bersubsidi (premium) ke pertamax menunjukan kemampuan antisipatif tim ekonomi pemerintah rendah.

"Ini kebijakan coba-coba, ugal-ugalan dan sama sekali tidak cerdas," katanya dalam keterangan pers "Penolakan Pembatasan Premium" di Jakarta, Rabu (12/12).

Rizal menilai kebijakan tersebut menunjukan pemerintah panik dan terlalu reaktif. Menurut dia, langkah itu tidak akan memecahkan masalah dan justru menimbulkan masalah baru, seperti, kepanikan di tempat penjualan dan penyelundupan BBM. "Kebijakan ini kelihatannya baik akan tetapi berpotensi menimbulkan chaos dalam implementasinya," katanya.

Rizal Ramli menegaskan Komite yang dipimpinnya akan melawan jika pemerintah betul-betul melaksanakan program tersebut. "Kami akan lawan. SBY (Presiden Susilo Bambang Yudhoyono) jangan hanya bisa nyanyi," katanya.

l Gunanto E S

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :