|
Penurunan Bunga The Fed Berdampak Positif Bagi Pasar Keuangan
Rabu, 12 Desember 2007 | 17:32 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Bank Indonesia (BI) menilai penurunan suku bunga bank sentral Amerika Serikat atau the Fed Rate sebesar 25 basis poin menjadi 4,25 persen akan berdampak positif bagi pasar keuangan Indonesia meskipun pasar dalam negeri menginginkan the Fed Rate turun 50 basis poin.
Direktur Direktorat Pengelolaan Devisa Bank Indonesia Rasmo Samiun mengatakan investor kemungkinan akan mengalihkan dananya ke pasar saham dan Surat Utang Negara mengingat margin yang ada lebih baik.
Secara umum, lanjut dia, BI tidak mengambil langkah khusus karena fokus memperhatikan faktor inflasi dalam negeri.
Dia melanjutkan, BI akan menjaga pergerakan rupiah agar volatilitasnya tidak terlalu tinggi akibat investor yang mulai mereposisi dananya menyusul penurunan the Fed Rate yang tidak sesuai ekspektasi itu. "Rupiah sempat melemah ke posisi Rp 9.300 per dolar Amerika Serikat karena penurunan the Fed Rate itu," kata Rasmo kepada Tempo di Jakarta, Rabu (12/12).
Rupiah sore ini ditutup pada posisi Rp 9.295 per dolar Amerika Serikat. Pada perdagangan hingga pukul 12.00 WIB rupiah bergerak pada kisaran Rp 9.283-9.312.
l Eko Nopiansyah
INDEKS BERITA LAINNYA :
|