Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kalla Minta Investasi Dalam Negeri Ditingkatkan
Kamis, 13 Desember 2007 | 02:12 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemilik modal di dalam negeri diminta meningkatkan investasi di daerah. Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, bila investasi dalam negeri sudah cukup tinggi, maka investasi dalam bentuk penanaman modal asing (PMA) akan mengalir lancar.

"Kita harus menunjukan bahwa kita sendiri mau menanggung resiko," katanya saat membuka Seminar dan Expo Seminar dan Ekpo Menerobos Peluang Bisnis dan Investasi di Daerah Tahun 2008 di Gedung Departemen Keuangan Dhanapala, kemarin.

Dia mengakui, pemerintah memiliki keterbatasan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Apalagi biaya yang dibutuhkan untuk mencapai tingkat pertumbuhan 7 persen juga tidak sedikit sekitar Rp 1.000 triliun.

Jumlah investasi sebesar itu, tidak cukup ditanggung oleh pemerintah dan swasta dalam negeri, namun harus pula melibatkan investasi asing. "Tunjukan dulu kemampuan kita, terutama kemampuan menanggung resiko berinvestasi di Indonesia," kata Kalla.

Ekonom Universitas Indonesia Faisal Basri menilai pertumbuhan ekonomi tahun depan mulai bergeser ke luar pulau Jawa.

Saat ini Jawa memang masih menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi lantaran sekitar 80 persen industri manufaktur berada di Pulau Jawa. Namun tekanan harga minyak dunia dan perlambatan ekonomi global diprediksi akan berimbas pula pada industri manufaktur. "Pertumbuhan ekonomi di Pulau Jawa akan mengalami perlambatan kecuali sektor transportasi dan telekomunikasi," kata Faisal.

Sebaliknya, Ekonom Inter Cafe IPB Iman Sugema menilai Pulau Jawa masih akan menjadi penopang utama bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. "Dapur pacu perekonomian masih di Jawa dan Bali," katanya dalam diskusi Komite Indonesia Bangkit di Restoran Pulau Dua Senayan, kemarin.


ANTON APRIANTO I GUNANTO E.S.


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk113452 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data