Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

SMF Terbitkan Obligasi Maret 2008
Minggu, 16 Desember 2007 | 18:56 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) akan menerbitkan obligasi senilai Rp 200 miliar sebelum akhir kuartal I 2008. Dana yang dihimpun akan digunakan untuk membangun pasar perumahan sekunder di Indonesia.

"Kami akan terbitkan obligasi pada Maret 2008, " ungkap Direktur Utama SMF Erica Soeroto dalam Media Workshop di Hotel Novotel, Minggu (16/12).

Ia menjelaskan, penerbitan obligasi ini bertujuan untuk mengatasi masalah mismatch funding di sektor perumahan. Sejatinya SMF akan mensekuritisasi hak tagih KPR BTN senilai Rp 500 miliar untuk menghimpun dana segar kepada perbankan. Namun rencana ini urung dilakukan karena pemerintah belum menyediakan payung hukum yang dibutuhkan pasar.

"SMF tak mau menunggu (keluarnya aturan)," tegas dia. Karenanya, lanjut dia, SMF meminjamkan dananya kepada perusahaan multi finansial. Ia mengungkapkan, penekenan perjanjian kerja sama dengan dua perusahaan asuransi yang akan menjadi peminjam pertama dari hasil obligasi untuk membangun pasar perumahan sekunder. Namun ia menolak menyebut nama perusahaan itu.

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 84 Tahun 2006 memperbolehkan perusahaan multi finansial masuk ke dalam bisnis KPR. Menurut Direktur Pengembangan Bisnis SMF Paulus Nurwandono, peraturan itu baru disahkan pada akhir 2006 sehingga tak sempat dimasukkan ke dalam rencana bisnis perusahaan. "Untuk 2008, sudah banyak multi finance yang mengajukan proposal untuk mengambil KPR," kata dia secara terpisah.

Rieka Rahadiana

Dari Arsip Majalah TEMPO
Surat Pembaca | 04 April 2005
Vonis untuk Orang di Balik Layar | 04 April 2005
Bisnis Sepekan | 28 Maret 2005
Kisah Saham yang Tergadai | 21 Maret 2005
Bisnis Sepekan | 21 Maret 2005
Bunga Serasi Berbuah Bala | 07 Maret 2005
Mosi Tak Percaya atau Apa | 28 Pebruari 2005
Mengkaji Hoki Berjodoh | 14 Pebruari 2005
Surat Pembaca | 31 Januari 2005
Bank Indonesia Harus Lebih Awas | 31 Januari 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Bapepam Meminta Perusahaan Pembiayaan Masuk Biro Kredit
Bukopin Targetkan 10 Ribu Kartu Kredit Platinum Terjual
Penjualan Saham BNI di Finconesia Selesai Akhir Tahun
Nasabah BPR Citraloka Mandiri Resah
Kredit Investasi di Solo Mencapai 8 Persen
Lembaga Keuangan Didesak Antisipasi Risiko Sistem Pembayaran
Pemerintah Belum Berencana Jual Saham Bank Mandiri Dan BRI
BNI Gelar Road Show Ke Luar Negeri Pekan Depan
Sofyan Basir Nilai Pasar Modal Bukan Jadi Ancaman
BRI Ajukan Penambahan Kredit Ketahanan Pangan
> selengkapnya...

Referensi

Latar Belakang Gugatan BDB
Kronologi Kondisi Keuangan PT. BDB Tahun 2002-2004
Profil Miranda Swaray Goeltom
Profil Burhanuddin Abdullah
Status Pengutang BPPN
Profil Iwan Prawiranata
Latar Belakang Perusahaan Pengelola Aset Negara (PPA)
Penyaluran Kredit Perbankan Nasional

Website

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan
Bank Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk113639 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Panwas Protes KPU Jawa Timur
Korban Lumpur Lapindo Banyak Yang Belum Ambil Bantuan Presiden
Ibu Tewas Tertabrak Bus Transjakarta
Kejaksaan Sudah Periksa 7 Orang
Tersangka Bom Ikan Ditangkap

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data