Pemegang Saham Inco Setujui Pemcahan Nominal Saham
Senin, 17 Desember 2007 | 16:58 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Para pemegang saham PT International Nickel Indonesia Tbk. (Inco) menyetujui pemecahan nilai saham (stock split) dengan nilai perbandingan 1 banding 10. Rencana ini akan mengubah nilai nominal saham perusahaan pertambangan tersebut dari Rp 250 menjadi Rp 25 per lembar saham. "Mayoritas pemegang saham menyetujui ini," kata Direktur Utama Inco Arif Siregar seusai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa di Jakarta, Senin (17/12)
Inco menargetkan pada pertengahan Januari nanti nilai nominal saham yang baru akan mulai berlaku.
Perbandingan 1 banding 10 ini, Sekretaris Perusahaan Inco Indra Ginting menjelaskan, ditetapkan berdasarkan studi saham dengan kaptilasasi besar di Bursa Efek Jakarta.
"Kami melohat saham-saham dengan kapitalisasi besar diperdagangkan di kisaran Rp 7.500 sampai Rp 12.000 per lembar saham," ujar Indra. Sementara itu, saham Inco berada pada kisaran Rp 90 ribuan per lembar saham.
Tujuan aksi korporasi ini, Indra menuturkan, untuk meningkatkan likuiditas saham di pasar. "Tidak ada keuntungan materiil karena market cap-nya tetap," katanya.
Akhir 2007 nanti perseroan menargetkan kapasitas produksi mencapai 165 juta pon.
Sorta Tobing





