BI Perlu longgarkan Batas Maksimum Kredit
Senin, 17 Desember 2007 | 19:29 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Bank Indonesia diminta melonggarkan batas maksimum pemberian kredit. Managing Director Risk Management PT Bank Mandiri Tbk Sentot A. Sentausa mengatakan pelonggaran ini terutama untuk memenuhi kebutuhan pendanaan badan usaha milik negara dan industri pertahanan. Pasalnya lebih dari 60 persen pendanaan sektor usaha itu diberikan lembaga keuangan asing.
Dia menjelaskan bahwa kebutuhan dana BUMN dan industri pertahanan untuk mengembangkan bisnis sekitar Rp 70 triliun. Perbankan Nasional, kata dia, hanya mampu membiayai 40 persen dari jumlah itu. "Sebetulnya bisa lebih, tapi terhambat batas maksimum pemberian kredit," ujarnya.
Akhir pekan lalu, Deputi Gubernur Bank Indonesia Muliaman D. Hadad mengemukakan bahwa Muliaman mengatakan, kebijakan perbankan tahun depan akan menggunakan pola yang sama dengan tahun ini yaitu berupa pemberian kelonggaran kredit.
Eko Nopiansyah





