Pemerintah Akan Nasionaliasi Inalum pada 2013

Kamis, 20 Desember 2007 | 17:32 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah akan mengakhiri kontrak kerja PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) dengan perusahaan Jepang pada 2013. Saat ini sekitar 60 persen saham Inalum dikuasai perusahaan Jepang (Nippon Asahan Alumunium) dan selebihnya dimiliki oleh Pemerintah Indonesia.
"Kami akan melakukan apa yang dinamakan dengan transfer pemerintah pada 2013," kata Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil seusai rapat kordinasi di Kantor Menteri perekonomian, Rabu (19/12).

Menurut Sofyan, pada dasarnya dalam perjanjian, Inalum memang harus diserahkan ke pemerintah Indonesia pada 2013.

Sofyan juga menyatakan pemerintah meminta 10 klausul perubahan manajemen perusahaan, antara lain, masalah wewenang direksi, percepatan pembayaran utang, dan melakukan audit terhadap otoritas asahan."Pemerintah melakukan berbagai upaya agar Inalum makin hari makin bagus," katanya.

Inalum merupakan proyek peleburan alumunium kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Jepang pada tahun 1975. inalum mulai beroperasi pada 1983 dengan masa kontrak 30 tahun.

Gunanto E S

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :