Pengusaha Warnet Takut Sweeping
Rabu, 26 Desember 2007 | 17:37 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Para pengusaha warung internet (warnet) mengaku khawatir terhadap sweeping piranti lunak legal. Mereka memilih menutup usahanya atau membayar aparat untuk mengambil piranti yang disita.
Ketua Dewan Pengawas Asosiasi Warnet Seluruh Indonesia (AWARI), Judith M.S. Lubis, mengatakan, “Dalam enam bulan terakhir sedikitnya 60 warnet mandek beroperasi.”
Ia menjelaskan, pengusaha diminta menggunakan piranti lunak asli produk suatu perusahaan yang harganya mahal. Ketika warnet menggunakan open source, pelanggan belum mampu menggunakannya.
Dian Yuliastuti




Komentar Anda :