Rupiah Menguat Tipis

Rabu, 26 Desember 2007 | 18:03 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Nilai tukar rupiah dalam sesi perdagangan Rabu (26/12) ditutup menguat 15 poin menjadi Rp 9.410 per dollar Amerika Serikat. "Itu belum bisa dibilang menguat, karena angkanya tidak signifikan" kata analis pasar uang dari Currency Group Management Farial Anwar kepada Tempo hari ini.

Menurut dia kenaikan 15 poin tidak bisa dibilang penguatan rupiah terhadap dolar, karena rupiah masih diperdagangkan pada level di atas 9.400. Farial menilai rupiah sebagai mata uang yang aneh karena saat dollar melemah (terhadap mata uang regional) rupiah tidak menguat. “Namun saat dolar menguat sedikit saja rupiah langsung merosot tajam,” katanya.

Kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini yang naik cukup signifikan ternyata tak berpengaruh terhadap nilai rupiah terhadap dolar. Padahal menurut dia, naiknya indeks harusnya berpengaruh besar pada penguatan nilai tukar rupiah.

Farial juga tidak terlalu yakin kemungkinan menguatnya nilai tukar rupiah pada dua hari terakhir pada perdagangan tahun ini. Sebab, kondisi pasar yang sudah sepi dan tidak aktif lagi. "Sampai akhir tahun, rupiah masih diperdagangkan di atas 9.400" kata Farial.

Ari Astri Yunita






Komentar Anda

Kirim