|
Anggaran Seret, Ekonomi Lambat
Rabu, 26 Desember 2007 | 18:44 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kelemahan pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja negara menyebabkan perlambatan ekonomi.
Ekonom Econit Hendri Saparini, yang tergabung dalam Tim Indonesia Bangkit, mengatakan, hingga akhir 2007, lebih dari 40 persen belanja modal tidak terserap. Akibatnya, sekitar Rp 75 triliun anggaran belanja yang semestinya digunakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi tidak terpakai. "Ini menunjukkan pengabaian pemerintah terhadap masyarakat untuk mendapatkan peluang kerja dan penghidupan yang layak," kata Hendri dalam diskusi Catatan Ekonomi Akhir Tahun 2007 di Restoran Bebek Bali, Jakarta.
Tim ini juga menyatakan bahwa Indonesia dinilai belum siap membentuk Sovereign Wealth Fund (SWF). Ekonom Ichsanuddin Noorsy mengatakan otoritas fiskal dan moneter belum mempunyai tabungan yang cukup untuk diinvestasikan.
Sebelumnya, Deputi Gubernur Bank Indonesia Miranda Swaray Goeltom mengusulkan Indonesia perlu membentuk SWF. Ini adalah lembaga independen pemerintah yang khusus dibentuk seperti lembaga keuangan internasional.
GUNANTO | EKONOPIANSYAH
INDEKS BERITA LAINNYA :
|