Waspadai Eropa Timur dan Amerika Latin
Rabu, 26 Desember 2007 | 18:48 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Indonesia dinilai perlu mewaspadai krisis finasial di Eropa Timur dan krisis perbankan di Amerika Latin. Krisis diperkirakan akan melanda keduanya pada tahun depan. "Kita sangat rentan terhadap volatilitas dari luar," kata Pengamat Ekonomi dari Intercafe Iman Sugema.
Contohnya adalah krisis ekonomi 1997. Saat itu, krisis moneter tidak hanya mempengaruhi negara di Asia. Negara lainnya di Amerika Latin dan Rusia juga terkena dampaknya. "Artinya dengan sistem finansial yang sangat terbuka bisa mengakibatkan krisis di negara-negara yang tidak berhubungan secara langsung dengan kita," kata Iman.
Kemampuan untuk stabilisasi sektor keuangan tergantung pada kekuatan pemerintah melakukan investasi. Hal ini bisa dilakukan dengan relaksasi kredit yang bisa dilakukan oleh Bank Indonesia. Pemerintah juga diharapkan bisa memperlambat perkembangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) IHSG dengan memperbanyak penjualan perdana saham ke publik (IPO). "Uang hasil IPO ini langsung di pegang oleh sektor riil," katanya.
Negara Amerika Latin, seperti Argentina, Venezuela dan Brazil diprediksi akan mengalami krisis finasial dan perbankan tahun depan. Sebabnya penyaluran kredit perbankan secara jor-joran dalam beberapa tahun terakhir.
Gunanto E S




Komentar Anda :