Medco Rampungkan Dokumentasi Proyek Sarulla
Jum'at, 28 Desember 2007 | 13:15 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Medco Energi Internasional Tbk. bersama dengan Ormat International Inc. dan Itochu Corporation (Konsorsium MedcoEnergi-Ormat-Itochu) telah menyelesaikan dokumen Proyek Panas Bumi Sarulla. "Penyelesaian eksekusi dokumen-dokumen tersebut telah dilakukan pada tanggal 18 Desember 2007," kata Presiden Direktur MedcoEnergi, Hilmi Panigoro dalam siaran pers.
Dengan penyelesaian eksekusi dokumen, konsorsium pun telah menandatangani amandemen Kontrak Kerja Sama Operasi (JOC) dengan PT. Pertamina Geothermal Energy. Selanjutnya, konsorsium dan Pertamina Geothermal juga menandatangani amandemen Kontrak Penjualan Energi (ESC) dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Sebelumnya, Konsorsium beserta PLN juga telah menyelesaikan Deed of Agreement. "Dimana PLN melakukan penunjukan dan pengalihan hak dan kewajiban kepada Konsorsium yang tercantum di dalam JOC dan ESC," ujarnya.
Ikut menjelaskan, Direktur Pertumbuhan Usaha MedcoEnergi, Rashid I. Mangunkusumo menyatakan bahwa penandatanganan dokumen-dokumen proyek merupakan tonggak yang cukup penting dalam pengembangan proyek Sarulla. "Ini juga menandakan bahwa kemajuan proyek sesuai dengan yang diharapkan," tutur Rashid.
Pembangunan proyek ini diperkirakan akan menelan dana sekitar US$ 800 juta. Konsorsium mengharapkan Japan Bank International Corporation (JBIC) akan menjadi penyedia mayoritas pendanaan proyek. "Sesuai dengan Umbrella Note of Mutual Understanding yang telah ditandatangani oleh Departemen Keuangan dan JBIC," kata Rashid.
Proyek Geothermal Sarulla dengan kapasitas 340 megawatt ini merupakan salah satu pembangkit panas bumi terbesar, yang terletak di Sumatra Utara. Proyek tersebut akan dibangun dalam tiga tahap, dengan kurun waktu lima tahun. Tenaga listrik yang dihasilkan proyek ini akan melayani sistem pembagian PLN di Sumatra Utara dan Aceh.
Wahyudin Fahmi





