Nilai Kapitalisasi Pasar BEI Naik 58 Persen

Jum'at, 28 Desember 2007 | 16:30 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai nilai kapitalisasi pasar Rp 2.539,04 triliun selama tahun 2007. Capaian ini menunjukkan peningkatan 58 persen dari nilai kapitalisasi pasar tahun lalu sebesar Rp 1.982,70 triliun. "Detailnya saham Rp 1.982 triliun, obligasi korporasi Rp 79,07 triliun dan SUN (Surat Utang Negara) Rp 477 triliun," kata Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), Fuad Rahmany, dalam paparan akhir tahun 2007 di Gedung BEI Jakarta.

Fuad mengatakan bahwa pertumbuhan kapitalisasi pasar ini meningkatkan kontribusi pasar modal Indonesia terhadap produk domestik bruto (GDP) dari 37,42 persen pada tahun 2006 menjadi sekitar 60 persen. Selain itu, perkembangan pasar modal ini juga menunjukkan meningkatnya pertumbuhan investasi di sektor riil. "Dan diperkirakan target pertumbuhan ekonomi 6,3 persen bisa dicapai," ujarnya.

Kondisi tersebut menunjukkan peningkatan kepercayaan dari investor asing dan domestik. "Sekarang ini investasi dari keduanya sudah mecanapai lebih kurang 50:50, dari sebelumnya asing menguasai 70 persen transaksi bursa," katanya.

Untuk nilai transaksi saham di BEI, secara total meningkat 58,69 persen dari posisi tahun lalu Rp 445,71 triliun menjadi Rp 1.249 triliun. Sedangkan nilai transaksi rata-rata harian saham mencapai Rp 4,26 triliun dari posisi tahun lalu Rp 1,84 triliun per hari. "Kalau total investasi yang masuk ke pasar modal mencapai Rp 164 triliun," kata Fuad.

Untuk meningkatkan kinerja bursa di tahun 2008, kata Fuad, pemerintah akan mengeluarkan peraturan mengenai pemberian insentif pajak sebesar 5 persen kepada perusahaan yang sudah dan akan melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO). Bapepam pun akan terus mengeluarkan aturan-aturan baru, seperti aturan Secondary Mortgage Facilities (SMF) di luar aturan lain yang sudah dikeluarkan.

Wahyudin Fahmi I Sorta Tobing






Komentar Anda

Kirim