|
Turis Jepang Dominasi Bali
Sabtu, 29 Desember 2007 | 13:14 WIB
TEMPO Interaktif, Denpasar:Jumlah turis yang berkunjung ke Bali meningkat tajam sepanjang 2007. Tahun ini jumlahnya mencapai 1.653.954 orang, naik dibandingkan tahun lalu 125.7175 orang. Dari jumlah itu jumlah turis Jepang adalah yang terbanyak yaitu 327.298 orang.
Kepala Imigrasi bandara Ngurah Rai Denpasar Jusuf Hadi mengatakan, peningkatan kunjungan wisatawan itu karena faktor keamanan selama tahun 2007. ”Tahun 2006 masih terpengaruh peristiwa bom Bali kedua,” katanya. Angka pada 2007 bahkan sudah melampaui kunjungan di tahun 2004 yang hanya mencapai 147.1250, 2005.
Setelah Jepang, turis terbanyak berasal dari Australia 181.620, Taiwan 132.165, Korsel 121.858, Malaysia 92. 687, RRC 77. 592, Inggris 64.196, Jerman 63.146, Perancis 57.543 dan Amerika Serikat 49846. Di luar negara-negara itu terdapat turis dari 174 negara lainnya. Mereka itu termasuk pula WNA yang datang untuk mengikuti berbagai pertemuan internasional di Bali.
Dari kedatangan mereka itu, penghasilan negara bukan pajak melalui Visa on Arrival (VoA) mencapai 25.141.486 US Dolar dari 1.439.846 wisman. Terdiri dari 819.634 orang dengan masa tinggal maksimal 7 hari yang harus membayar VoA sebesar 10 US Dolar yang menghasilkan 8.196.340 dan 620.212 orang yang tinggal maksimal 30 hari dengan tarif 25 US Dolar yang menyumbang sebanyak 15.505.300 US Dolar.
Sementara itu, imigrasi Ngurah Rai mencatat penurunan pelanggaran keimigrasian oleh warga asing di bali pada 2007. Sekitar 24 orang yang dikarantina dan 49 orang dideportasi. Pada tahun 2006, karantina terpaksa dilakukan pada 54 orang sedang deportasi mencapai 66 orang. Namun demikian, Jusuf Hadi mengakui, pelanggaran itu hanya terungkap bila terdapat pengaduan masyarakat. ”Misalnya karena pelakunya melakukan tindakan kriminal,” tegasnya. Adapun bentuk pelanggaran terbanyak adalah masa tinggal yang kadaluwarsa (over stay).
Rofiqi Hasan
INDEKS BERITA LAINNYA :
|