4000 Kilomter Jalan Baru Dibangun 2008

Minggu, 30 Desember 2007 | 20:20 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Direktur Jenderal Direktorat Bina Marga Departemen Pekerjaan Umum, Hermanto Dardak, mengatakan pemerintah akan menambah lajur jalan hingga 4.000 kilometer tahun 2008. "Jumlah itu sudah termasuk jalan baru dan lajur jalan tambahan di seluruh Indonesia," ujar Hermanto di Jakarta Rabu (26/12).

Sepanjang tahun 2007, kata dia, pemerintah sudah membangun lajur tambahan sepanjang 3.000 kilometer. Hingga saat ini, jalan nasional yang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat sepanjang 35 ribu kilometer. "Ditambah 17 ribu jembatan," ujarnya.

Sedangkan untuk jalan di ibu kota sudah tidak bisa dilakukan penambahan lajur baru karena lahannya terbatas. "Alternatifnya adalah membangun layang," ujarnya. Selain membangun lajur tambahan, pemerintah juga akan membangun lajur tambahan dan jalan tol dengan prioritas jalur Pantai Utara Jawa dan Lintas Timur.

"Seperti di Nagrek (Jawa Barat) yang merupakan jalur macet akan di buat jalan lingkar," ujar Hermanto. Di daerah Balaraja (Banten), pemerintah pusat akan membangun jalan layang yang akan dimulai 2008. "Pemerintah akan meningkatkan koridor jalan dengan melebarkan badan jalan dan membuat jalan layang," ujar Hermanto.

GABRIEL WAHYU TITIYOGA

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :